Blora, BLORANEWS – Beberapa rumah dan bangunan milik warga Kelurahan Kedungjenar, Kecamatan/Kabupaten Blora ambrol akibat tergerus sungai lusi pada, Jum’at (27/5) lalu.
Melalui laporannya, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Blora, Agung Tri memaparkan, ada satu rumah rusak berat dan satu rumah lainnya rusak sedang. Semantara ada enam rumah terancam bencana longsor.
“Rumah rusak berat yaitu milik Suparno, warga RT 03 RW 03, Kelurahan Kedungjenar, Blora. Rumah utama roboh, tidak bisa ditempati, sementara mengungsi ditempat kerja. Sementara rumah dengan rusak sedang milik Teguh Santoso (Satawi), rumah bagian belakang digunakan sebagai dapur dan kamar mandi rusak, ia mengungsi kerumah saudaranya,” terang Agung, Minggu (29/5).
Sementara, enam rumah yang terancam jaraknya 1 meter dari titik longsor. Enam rumah tersebut meliputi; milik Kaswati, Sukimin, Hartoyo, Narto, Seno dan Sarwaji.
“Hal yang dilaksanakan oleh TRC BPBD Blora yaitu melaksanakan asesment pendataan kepada rumah terdampak dan terancam. Melaksanakan pemotongan dan penanaman bambu untuk penanganan darurat, serta membantu masyrakat. Kemudian berkoordinasi dengan lintas terkait untuk penanganan tindak lanjut,” paparnya.
Personil yang terlibat di lokasi diantaranya Kalaksa BPBD Blora, TRC BPBD Blora, PUPR Kabupaten Blora, PMI Blora, Tagana Dinsos Blora, Perangkat Kelurahan Kedungjenar serta masyarakat setempat. (Jam).