Blora- Sebanyak 21 anak sekolah, terdiri atas pelajar SMA dan mahasiswa bersiap ‘ngenger’ di Kampung Samin Desa Sumber Kecamatan Kradenan Kabupaten Blora. Kata ‘ngenger’ jika diterjemahkan ke bahasa Indonesia berarti mengabdi, atau melayani.

Ngenger Samin merupakan salah satu kegiatan dalam platform kebudayaan Indonesiana: Cerita Dari Blora 2019. Direncanakan, para peserta akan tinggal bersama sedulur sikep dalam tiga hari ke depan kemudian menuangkan pengalamannya menjadi karya tertulis.
“Nantinya, para peserta akan menuangkan pengalamannya selama ngenger menjadi paragraf-paragraf tulisan,” terang tim Indonesiana, Dalhar Muhammadun, Jumat (20/09).
Berdasarkan catatan yang ada, tidak sedikit dari para tokoh kenamaan yang melakukan tradisi ngenger. Salah satunya, legenda seorang ksatria bernama Raden Bambang Sumantri yang ngenger kepada Raja Raja Maespati, Harjuna Sasrabahu.
Tak hanya itu, para tokoh nasional Indonesia sekaliber Soekarno bahkan melakukan tradisi ngenger ke kediaman sang guru bangsa, Tjokroaminoto. Di sini, Soekarno ditempa wawasannya serta kemampuannya dalam beretorika.
Ngenger Samin berlangsung mulai hari ini hingga 22 September mendatang. Para peserta akan dibagi menjadi 6 kelompok. Para sedulur sikep di desa tersebut, siap menjadi orang tua sementara bagi para peserta.
“Pembagian kelompok dilakukan secara acak supaya mendapatkan pengalaman yang lebih. Semoga nanti para peserta bisa mendapatkan pelajaran berharga dalam kesempatan ini,” harap Koordinator Ngenger Samin, Edi Purwanto. (jay)