RENCANA GROSOK HARI INI? BATAL! BESOK? MASIH RAHASIA!

Foto: Warga menanam pohon pisang di lubang-lubang jalan sebagai bentuk protes atas kerusakan ruas jalan Cabak-Bleboh.

Blora, BLORANEWS.COM – Warga tiga desa di Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, kembali harus bersabar.

Rencana pengurukan ruas jalan Cabak-Bleboh dengan material grosok yang dijanjikan sebelumnya, ternyata batal dilakukan pada Kamis (3/4/2025).

Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Blora, Nizamudin Al Huda, mengonfirmasi penundaan tersebut. Namun, ia tidak memberikan alasan yang jelas mengenai pembatalan itu.

“Masih menunggu instruksi. Ini belum boleh (dilakukan pengurukan),” ujarnya singkat seperti dikutip harianmuria.com.

Ketika ditanya mengenai kepastian kapan pengurukan jalan akan dilakukan, Huda pun tak bisa memberikan jawaban yang pasti.

“Tunggu saja kabar selanjutnya,” tambahnya.

Penundaan ini semakin menambah kekecewaan warga. Sebelumnya, Pemkab Blora merencanakan langkah darurat dengan pengurukan grosok sebagai respons atas aksi protes warga dari tiga desa di Kecamatan Jiken.

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk kekecewaan mereka terhadap kondisi jalan yang rusak parah dan tak kunjung diperbaiki.

Dalam aksi yang sempat viral di media sosial, warga menanam pohon pisang di lubang-lubang jalan sebagai simbol protes.

Mereka menuntut perbaikan segera, karena jalan ini merupakan akses utama mereka dalam aktivitas sehari-hari, baik untuk bekerja, berdagang, maupun mengakses layanan kesehatan dan pendidikan.

Namun, meskipun sempat dijanjikan pengurukan sebagai solusi sementara, kenyataannya rencana itu tak kunjung terealisasi. Kini, warga kembali dibiarkan menunggu tanpa kepastian.

“Dulu dijanjikan perbaikan, tapi nggak ada realisasi. Sekarang, grosok saja batal. Lha terus, nasib kami ini bagaimana?” keluh salah seorang warga.

Dengan kondisi jalan yang semakin membahayakan pengguna, warga berharap Pemkab Blora tidak hanya sekadar memberikan janji, tetapi juga segera mengambil langkah konkret untuk menangani masalah ini.

Apakah besok pengurukan benar-benar akan dilakukan? Atau masih harus menunggu janji lain? Hingga saat ini, jawabannya masih menjadi misteri. (Jyk)