MUSIM DBD, PMI BLORA RENCANAKAN BELI ALAT PENYIMPAN TROMBOSIT DAN ALAT FOGGING

Ketua PMI Blora, Sutikno Slamet (baju puth)
Ketua PMI Blora, Sutikno Slamet (baju puth)

Blora- Palang Merah Indonenesia (PMI) Kabupaten Blora berencana membeli alat penyimpan trombosit, dan alat pengasapan (fogging). Rencana ini didasarkan dengan banyaknya kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Blora.

“Mengingat trombosit itu harus segar perlu kiranya pengadaan alat tersebut, sehingga membantu masyarakat kita yang membutuhkan,” ucap Ketua PMI Kabupaten Blora, Sutikno Slamet, dalam sambutannya pada Musyawarah Kerja (Muker) 2019 di Pendopo Bupati Blora, Rabu (06/02).

 

Ketua PMI Blora, Sutikno Slamet (baju puth)
Ketua PMI Blora, Sutikno Slamet (baju putih)

 

Sebagai informasi, Dinas Kesehatan Jateng melansir data jumlah kejadian DBD di sejumlah Kabupaten. Menurut data tersebut, jumlah kejadian DBD di Blora hingga akhir Januari kemarin mencapai angka 75 kasus.

Dalam kegiatan yang dirangkai dengan serah terima Bulan Bakti Dana PMI tahun 2018 ini, Sutikno menegaskan, pihaknya mengajak semua elemen untuk bersama berkontribusi untuk kemanusiaan.

“Kita lakukan bersama sama, demi kesehatan masyarakat, jadi dari masyarakat kita kembalikan ke masyarakat lagi,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Umum Bulan Dana PMI Blora 2019, Dandim 0721/Blora Letkol Inf Ali Mahmudi mengemukakan, dana yang telah terkumpul akan disalurkan melalui berbagai program kegiatan kemanusiaan.

“Diantaranya, kesiapsiagaan dan bantuan bencana, bantuan kemanusiaan kepada masyarakat, pelayanan pertolongan pertama, pengembangan pelayanan alat transfusi darah, dan klinik PMI dan peningkatan pembinaan,” paparnya. (mus)