Japah – Kondisi ruas jalan yang menghubungkan antara Desa Krocok menuju Japah, rusak. Banyaknya lobang menganga di ruas jalan tersebut cukup membahayakan pengguna jalan. Kondisi ini makin membahayakan mengingat saat ini telah memasuki musim hujan.
“Baru hujan sehari, air sudah menggenang sampai 3 kilometer. Ruas jalan ini merupakan satu-satunya akses dari Krocok menuju Japah dan Ngawen. Banyak pengendara yang tergelincir saat melalui jalan ini, apalagi habis hujan,” keluh Rohman (30), warga Desa Krocok Kecamatan Japah, Blora, Selasa (06/11).
Rohman berharap, pemerintah turun tangan menindaklanjuti kondisi jalan rusak tersebut. Dia khawatir, jika terlalu lama dibiarkan rusak, maka akan semakin banyak pengguna jalan yang menjadi korban.
“Apalagi memasuki musim hujan. Kasihan, banyak anak-anak sekolah yang lewat jalan ini. Karena, jalan itu merupakan satu-satunya jalan dari rumah mereka di Krocok menuju ke sekolah,” lanjutnya.
Sementara itu, Kades Krocok, Ratman mengaku telah membahas kondisi jalan tersebut di Musrenbang Desa Krocok tahun lalu. Bahkan, usulan terkait ruas jalan ini juga menjadi prioritas utama Pemerintah Kecamatan Japah.
“Sebenarnya, (ruas jalan tersebut, red) sudah kami prioritaskan melalui Musrembangdes dan Musrembangcam. Akan tetapi, tahun ini belum bisa diwujudkan. Mungkin tahun depan baru akan dibangun jalannnya,” jelas Ratman.
Di sisi lain, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU PR) Kabupaten Blora, Samgautama Karnajaya, mengatakan belum dapat memastikan kapan ruas jalan ini akan ditangani. Dia juga menghimbau pengguna jalan tersebut untuk lebih berhati-hati.
“(Pembangunannya, red) Tergantung TAPD nanti di KUAPPAS. Di Kabupaten Blora, ada sekitar 400 kilometer jalan yang kondisinya rusak parah. Sehingga, dengan keterbatasan anggaran, kami akan melakukan prioritas penanganan. Utamanya untuk jalan yang kondisi tanahnya jelek,” paparnya. (jiz)