Blora- Di depan 97 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Pertanian Bogor, Bupati Blora Djoko Nugroho memamerkan potensi pertanian dan peternakan di kabupaten ini. Dalam kesempatan itu, Bupati menyebut Blora sebagai gudangnya sapi.

“Blora ini gudangnya sapi! Namun sapi-sapi di Blora belum bisa memberikan nilai ekonomi lebih bagi peternaknya,” ucap Bupati Kokok (sapaan Djoko Nugroho, red) dalam penerimaan mahasiswa KKN Undip di Pendopo Rumah Dinasnya, Selasa (18/06).
Dalam acara tersebut, sebanyak 97 mahasiswa ini didampingi para dosen pembimbing, serta Wakil Dekan Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB, Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Anna Fariyanti. Terkait potensi sapi Blora, dibutuhkan inovasi lebih lanjut.
“Selama ini, sapi hanya hanya sebagai rojo koyo, sehingga perlu adanya inovasi agar ternak sapi bisa dikembangkan menjadi sebuah komoditas ternak yang menguntungkan,” imbuh Kokok.
KKN IPB Jelang Pilkades Blora 2019, Kokok: Biarkan Mahasiswa Fokus Dengan Tugasnya!
Tak hanya itu, Kokok juga berpesan kepada Camat dan Kades di lokasi KKN Mahasiswa, agar memberikan gambaran potensi wilayahnya. Di sisi lain, dirinya memperingatkan agar jangan melibatkan mahasiswa dalam urusan politik menjelang Pilkades serentak yang akan segera berlangsung.
“Jangan libatkan mahasiswa KKN untuk ikut tahapan Pilkades. Biarkan mereka fokus untuk melaksanakan tugas dari kampusnya!,” pesan Kokok kepada Camat dan Kades yang hadir dalam agenda itu.
Sebagai informasi, KKN IPB di Blora akan berlangsung selama 40 hari dan berakhir pada 29 Juli mendatang. Dalam KKN kali ini, IPB mengusung tema Pengembangan Agribisnis Desa yang Inklusif dan Berkelanjutan menuju Sustainable Development Goals (SDGs).
Sebanyak 97 mahasiswa ini akan terjun di 14 pada 5 Kecamatan. Meliputi Kecamatan Jepon ( Blungun, Bangsri, Kawengan, Bacem, Soko dan Kemiri), Kecamatan Blora ( Purworejo dan Andongrejo), Kecamatan Japah (Pengkolrejo dan Ngrambitan), Kecamatan Kunduran ( Ngawenombo dan Bejirejo), dan Kecamatan Todanan (Ketileng dan Kedungwungu). (jay)