HANSANITIZER DARI BAHAN ALAMI, MAHASISWA KKN UNDIP BERI EDUKASI SISWA

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Diponegoro (Undip) Semarang memberi edukasi kepada siswa-siswi pada salah satu SDN di Kelurahan Karangjati, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora.
Mahasiswa KKN Undip Semarang bersosialisasi kepada siswa.

Blora – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Diponegoro (Undip) Semarang memberi edukasi kepada siswa-siswi pada salah satu SDN di Kelurahan Karangjati, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora.

Mahasiswa tersebut bersosialisasi mengajari para siswa untuk membuat handsenitizer dengan memanfaatkan bahan alami yang ada di lingkungan sekitar. Tersebut dilakukan dalam rangka menyukseskan Pendidikan Tatap Muka (PTM) terbatas.

Salah satu Mahasiswa Undip dari fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Farras Daffa Arfastya memaparkan bahwa perlunya menerapkan prokes. Menurutnya, dengan edukasi tersebut siswa dapat membuat handsanitizer sendiri.

“Ini merupakan alternatif lain sekaligus menghemat biaya, bahannya pun mudah ditemukan di lingkungan sekitar. Handsanitizer terbuat dari bahan dasar daun sirih, lidah buaya, dan jeruk nipis yang mengandung antiseptic (antibakteri),” paparnya, Kamis (25/11).

Farras melakukan sosialisasi dengan metode dialog interaktif dengan siswa, Ia menitiktekankan bagaimana cara pernyebaran virus corona, alasan dilakukannya 5M, dan.Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

“Sosialisasi ini saya lakukan dengan tujuan untuk menyadarkan tentang pentingnya 5M, apalagi di lingkungan sekolah jadi siswa harus diberi pemahaman yang lebih. Nanti kita akan membuat selebaran brosur berisi tentang informasi seputar covid-19,” lanjutnya.

Selanjutnya, dilakukan pemantauan di lingkungan sekolah mengenai kedisiplinan 5M, terdapat beberapa siswa yang mengeluhkan saat memakai masker terasa sesak saat bernafas. Dalam hal tersebut dilakukan teguran secara halus. (jam).