Blora, BLORANEWS – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Blora menggelar simulasi penanganan kebakaran di halaman Kantor KPU Kabupaten Blora, Senin (15/7/2024).
Sebelum dilakukan simulasi, kegiatan ini diawali dengan pendidikan teoritis dari Satpol PP Kabupaten Blora terkait dengan kondisi darurat saat terjadi kebakaran di Aula Pertemuan KPU Blora yang diikuti seluruh jajaran KPU Blora.
Ketua KPU Kabupaten Blora, Widi Nurintan Ari Kurnianto mengungkapkan, hal ini menindaklanjuti surat Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Tengah Nomor 1278/RT.07-SD/33/2024 tanggal 27 Juni 2024 perihal Laporan Jumlah Alat Pemadam Api Ringan (APAR).
“KPU Kabupaten Blora melaksanakan kegiatan sosialiasi dan simulasi pemadaman kebakaran bagi Internal KPU dengan menggandeng Satpol PP Blora,” ucap Widi.
Lanjut Widi, sebagai penyelenggara pemilu ataupun pemilihan memiliki dan menyimpan banyak berkas dan dokumen di setiap tahapan pelaksanaan penyelenggaraan.
Sementara bangunan perkantoran berikut dokumen yang ada banyak berupa kertas dan hal itu rawan kebakaran.
“Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk mitigasi bencana yang penting dan berkaitan langsung dengan sukses penyelenggaraan pemilihan,” papar Widi.
“Seluruh karyawan dan pegawai di kantor KPU penting mendapatkan teori dan praktik terkait kebakaran ini. Sebab keamanan gedung KPU ini sejatinya menjadi tanggung jawab seluruh elemen di kantor KPU,” sambung Widi.
Widi berharap, semua jajaran internal KPU mengetahui bagaimana melakukan pencegahan dini terkait kondisi darurat khususnya saat terjadi kebakaran.
“Jadi tujuan kegiatan ini selain memitigasi juga membangun kesadaran seluruh teman-teman untuk peduli dan awas dengan potensi kemungkinan bisa terjadi,” harap Widi.
Sementara itu, Kasi pencegahan kebakaran Satpol PP Kabupaten Blora, Sutriono memaparkan teori terkait penanganan saat kebakaran.
Pihaknya mengimbau untuk tidak panik dan tetap tenang saat terjadi kebakaran.
“Jika terjadi kebakaran, jangan panik, termasuk hal-hal teknis lainnya, seperti penempatan titip Alat Pemadam Api Ringan (APAR), terpenting lagi adalah upaya preventif, mencegah agar tidak terjadi kebakaran, kemudian bagaimana kalau ada kejadian sampai pasca kejadian,” jelasnya.
Usai pemaparan, Pihak Satpol dan KPU menggelar praktik langsung simulasi memadamkan api dan cara pemadamannya.
Bergantian dari petugas Satpol PP, pegawai dan jagat Saksana KPU Blora mencoba mempraktikkan secara langsung simulasi tersebut. (Dj)