OPINI  

4 RAHASIA KECERDASAN ORANG YAHUDI

Kecerdasan orang yahudi
Albert Einstein

Banyak yang heran dengan kecerdasan umat Yahudi. Jumlah mereka tidak seberapa, hanya dua persen dari populasi dunia. Akan tetapi, kecerdasan mereka melampaui sembilan puluh persen rata-rata kecerdasan umat manusia. Sampai kini, hampir sepertiga perolehan hadiah nobel diterima para keturunan Yahudi, baik di bidang Sains, Kedokteran, Sastra dan Ekonomi.

 

Kecerdasan orang yahudi
Albert Einstein

 

Nama-nama terkemuka seperti Albert Einstein (Fisika / Teori Relativitas), Mark Zuckerberg (IT / Founder Facebook), Bill Gates (IT / Fouder Microsoft), Sigmund Freud (Psikologi / Teori Psikoanalisa) dan Loenel Messi (Olahragawan / Barcelona FC) merupakan para keturunan Yahudi yang membuktikan superioritas umat terpilih ini.

Selain karena faktor ideologi, bahwa umat Yahudi merupakan umat pilihan Tuhan (the choosen people), umat Yahudi juga menjalankan beberapa tradisi turun-temurun yang dilakukan hingga kini. Berikut ini 4 tradisi dibalik kecerdasan para keturunan Israel ini versi Mukhammad Zuhhad, pembaca Bloranews.com.

  1. MENGERJAKAN MATEMATIKA

Kecerdasan umat Yahudi dipicu dengan kecintaan mereka terhadap ilmu matematika. Para wanita Yahudi, begitu mereka hamil, akan segera membeli buku-buku matematika. Dengan demikian, janin dalam kandungan akan merasakan sensasi berhitung jauh sebelum bayi ini lahir.

  1. MENJAUHI ROKOK

Perokok di komunitas Yahudi, harus menjaga jarak paling dekat lima belas meter dari individu lainnya. Jika seorang ayah mengetahui istrinya sedang mengandung, maka dia akan berhenti merokok sama sekali. Sehingga, asap rokok yang mengandung toksin (racun) yang dapat menurunkan kecerdasan otak tidak sampai terhirup ibu hamil dan janin di dalamnya.

  1. LINGKUNGAN BELAJAR DI DEKAT AIR

Umat Yahudi akan memilih lingkungan belajar yang dekat air mengalir. Suara gemericik air memiliki efek relaksasi yang menenangkan. Hal ini meningkatkan daya tangkap anak-anak Yahudi serta mempermudah mereka menghafal.

  1. SELEKTIF TERHADAP TEKNOLOGI

Sebagai negara yang maju secara teknologi, tentu kita mengira bahwa anak-anak Yahudi telah akrab dengan gadget sejak kecil. Prediksi ini tidak sepenuhnya tepat. Justru, orang tua Yahudi sangat selektif terhadap penggunaan gadget oleh anak-anak. Gadget, dipandang dapat mengganggu konsentrasi anak dalam belajar.

Jadi, orang tua Yahudi telah mewariskan tradisi-tradisi ini kepada keturunannya. Tertarik dengan cara di atas ? selamat mencoba.

 

Penulis : Mukhammad zuhhad

zuhhadwongso15@gmail.com

Perumnas karang jati , jl. Bhayangkara no 15 rt5,rw 7  Blora

Editor : Tim Bloranews